Sabtu, 08 November 2014

Keindahan dan Kemegahan Borobudur



BOROBUDUR, CANDI BUDHA TERBESAR DI ABAD KE-9

Siapa tak kenal Candi Borobudur? Candi Budha ini memiliki 1460 relief dan 504 stupa Budha di kompleksnya. Jutaan orang mendamba untuk mengunjungi bangunan yang termasuk dalam World WonderHeritages ini. Tak mengherankan, sebab secara arsitektural maupun fungsinya sebagai tempat ibadah, Borobudur memang memikat hati.


Borobudur dibangun oleh Raja Samaratungga, salah satu raja kerajaan Mataram Kuno, keturunan Wangsa Syailendra. Berdasarkan prasasti Kayumwungan, seorang Indonesia bernama Hudaya Kandahjaya mengungkapkan bahwa Borobudur adalah sebuah tempat ibadah yang selesai dibangun 26 Mei 824, hampir seratus tahun sejak masa awal dibangun. Nama Borobudur sendiri menurut beberapa orang berarti sebuah gunung yang berteras-teras (budhara), sementara beberapa yang lain mengatakan Borobudur berarti biara yang terletak di tempat tinggi.

Bangunan Borobudur berbentuk punden berundak terdiri dari 10 tingkat. Tingginya 42 meter sebelum direnovasi dan 34,5 meter setelah direnovasi karena tingkat paling bawah digunakan sebagai penahan. Enam tingkat paling bawah berbentuk bujur sangkar dan tiga tingkat di atasnya berbentuk lingkaran dan satu tingkat tertinggi yang berupa stupa Budha yang menghadap ke arah barat. Setiap tingkatan melambangkan tahapan kehidupan manusia. Sesuai mahzab Budha Mahayana, setiap orang yang ingin mencapai tingkat sebagai Budha mesti melalui setiap tingkatan kehidupan tersebut.

Bagian dasar Borobudur, disebut Kamadhatu, melambangkan manusia yang masih terikat nafsu. Empat tingkat di atasnya disebut Rupadhatu melambangkan manusia yang telah dapat membebaskan diri dari nafsu namun masih terikat rupa dan bentuk. Pada tingkat tersebut, patung Budha diletakkan terbuka. Sementara, tiga tingkat di atasnya dimana Budha diletakkan di dalam stupa yang berlubang-lubang disebut Arupadhatu, melambangkan manusia yang telah terbebas dari nafsu, rupa, dan bentuk. Bagian paling atas yang disebut Arupa melambangkan nirwana, tempat Budha bersemayam.

Setiap tingkatan memiliki relief-relief indah yang menunjukkan betapa mahir pembuatnya. Relief itu akan terbaca secara runtut bila anda berjalan searah jarum jam (arah kiri dari pintu masuk candi). Pada reliefnya Borobudur bercerita tentang suatu kisah yang sangat melegenda, yaitu Ramayana. Selain itu, terdapat pula relief yang menggambarkan kondisi masyarakat saat itu. Misalnya, relief tentang aktivitas petani yang mencerminkan tentang kemajuan sistem pertanian saat itu dan relief kapal layar merupakan representasi dari kemajuan pelayaran yang waktu itu berpusat di Bergotta (Semarang).

Keseluruhan relief yang ada di candi Borobudur mencerminkan ajaran sang Budha. Karenanya, candi ini dapat dijadikan media edukasi bagi orang-orang yang ingin mempelajari ajaran Budha. YogYES mengajak anda untuk mengelilingi setiap lorong-lorong sempit di Borobudur agar dapat mengerti filosofi agama Budha. Atisha, seorang budhis asal India pada abad ke 10, pernah berkunjung ke candi yang dibangun 3 abad sebelum Angkor Wat di Kamboja dan 4 abad sebelum Katedral Agung di Eropa ini.

Berkat mengunjungi Borobudur dan berbekal naskah ajaran Budha dari Serlingpa (salah satu raja Kerajaan Sriwijaya), Atisha mampu mengembangkan ajaran Budha. Ia menjadi kepala biara Vikramasila dan mengajari orang Tibet tentang cara mempraktekkan Dharma. Enam naskah dari Serlingpa pun diringkas menjadi sebuah inti ajaran disebut "The Lamp for the Path to Enlightenment" atau yang lebih dikenal dengan namaBodhipathapradipa.

Salah satu pertanyaan yang kini belum terjawab tentang Borobudur adalah bagaimana kondisi sekitar candiketika dibangun dan mengapa candi itu ditemukan dalam keadaan terkubur. Beberapa mengatakan Borobudur awalnya berdiri dikitari rawa kemudian terpendam karena letusan Merapi. Dasarnya adalah prasasti Kalkutta bertuliskan 'Amawa' berarti lautan susu. Kata itu yang kemudian diartikan sebagai lahar Merapi. Beberapa yang lain mengatakan Borobudur tertimbun lahar dingin Merapi.

Dengan segala kehebatan dan misteri yang ada, wajar bila banyak orang dari segala penjru dunia memasukkan Borobudur sebagai tempat yang harus dikunjungi dalam hidupnya. Selain menikmati candinya, anda juga bisa berkeliling ke desa-desa sekitar Borobudur, seperti Karanganyar dan Wanurejo untuk melihat aktivitas warga membuat kerajinan. Anda juga bisa pergi ke puncak watu Kendil untuk dapat memandang panorama Borobudur dari atas. Jadi tunggu apa lagi ? Tak perlu khawatir gempa 27 Mei 2006, karena Borobudur tidak terkena dampaknya sama sekali.

Jumat, 07 November 2014

Keindahan Laut Pasir Vulkanik Halus di Gungung Bromo

awan-gunung-bromo 
Gunung Bromo yang terletak di kawasan  Taman Nasional Bromo Tengger Semeru memiliki ketinggian 2392 m dpl dengan lautan pasir seluas 5.250 hektar. Untuk mencapai puncak atau kawah gunung bromo wisatawan dapat menggunakan kuda dan mendaki Gunung Bromo melalui tangga serta melihat Matahari terbit. Pesona Matahari yang menawan saat terbit dan terbenamnya akan menjadi pengalaman yang mendalam saat melihatnya secara langsung.

Gunung Bromo adalah gunung api yang masih aktif dan terkenal sebagai icon wisata probolinggo. Berasal dari kata Brahma yang merupakan salah seorang Dewa agama Hindu. Gunung ini tidak sebesar gunung api lainnya di Indonesia tetapi memiliki pemandangannya yang menakjubkan dan dramatis. Keindahannya yang luar biasa membuat wisatawan yang mengunjunginya akan berdecak kagum.
Dari puncak Gunung Penanjakan di ketinggian 2.770 m, wisatawan dapat melihat sunrise Gunung Bromo. Pemandangannya sungguh menakjubkan sehingga banyak wisatawan yang mengabadikan momen yang tidak bisa didapatkan di tempat lain. Saat sunrise sangat luar biasa dimana pengunjung akan melihat latar depan Gunung Semeru yang mengeluarkan asap dari kejauhan dan matahari bersinar terang naik ke langit.

Masyarakat di sini melakukan festival Yadnya Kasada atau Kasodo setahun sekali dengan mempersembahkan sayuran, ayam, dan uang yang dibuang ke dalam kawah gunung berapi untuk dipersembahkan kepada dewa. sebagai perwujudan rasa syukur kepada yang maha kuasa

Sejarah Gunung Bromo

Sejarah Gunung Bromo konon pada jaman dahulu ketika kerajaan majapahit mengalami serangan dari berbagai daerah penduduk pribumi kebingungan untuk mencari tempat tinggal hingga pada akhirnya mereka terpisah menjadi 2 bagian yan pertama menuju ke Bali, kedua menuju Gunung Bromo. kedua tempat ini sampai sekarang mempunyai dua kesamaan yaitu sama – sama menganut kepercayaan agama Hindu.
Nama Tengger berasal dari Legenda Roro Anteng juga Joko Seger yang diyakini sebagai asal usul nama Tengger itu. “Teng” akhiran nama Roro An-”teng” dan “ger” akhiran nama dari Joko Se-”ger” dan Gunung Bromo sendiri dipercaya sebagai gunung suci. Mereka menyebutnya sebagai Gunung Brahma. dan orang Jawa kemudian menyebutnya Gunung Bromo.dan beginilah asal – usul legenda Gunung Bromo.

Destinasi Wisata Di Gunung Bromo

  • Kawah Gunung Bromo

Kawah Gunung BromoUntuk mencapai lokasi Wisata Kawah Gunung Bromo, dari parkiran Jeep pengunjung bisa memakai jasa sewa kuda maupun jalan kaki sekitar 1,5 km sampai anak tangga yang berjumlah sekitar 250 an. Jalan yang di lalui adalah pasir dan akan melewati Pura Suci Suku Tengger yang biasanya di gunakan untuk perayaan Yatya Kasada atau Upacara Kasodo, konon Kawah Bromo berasal dari letusan gunung Tengger . Dengan garis tengah ± 800 meter (utara-selatan) dan ± 600 meter (timur-barat). Sedangkan daerah bahayanya berupa lingkaran dengan jari-jari 4 km dari pusat kawah Bromo.

  • Bukit Teletubies

padang-savanaYang dimaksut sebagai Bukit Teletubies Gunung Bromo ini sebenar nya adalah padang savanna yang dikelilingi oleh deretan perbukitan. Sebuah suguhan pemandangan yang sangat sempurna, boleh diakui Gunung Bromo  memiliki pesona alam yang sangat lengkap, mulai dari pemandangan cantik matahari terbit, deretan megah kawah bromo, lautan padang pasir dan terakhir hamparan rumput di padang savanna ini.


  • Pasir Berbisik Gunung Bromo

Pasir Berbisik 
Pasir Berbisik Gunung Bromo adalah sebuah hamparan lautan pasir hitam nan luas dan indah yang berlokasi di sekitar Kaldera Gunung Bromo tepatnya pada bagian timur kawasan wisata Bromo . tempat ini sangat populer apalagi sejak dijadikan lokasi shooting Film Pasir Berbisik yang dibintangi dian Sastro Wardoyo. ditengah lautan pasir ini terdapat pure yang dijadikan tempat bersembahyang masyarakat suku tengger.


  • Pananjakan Gunung Bromo

Gunung+BromoMerupakan lokasi yang dijadikan view point untuk melihat indahnya matahari terbit , untuk mencapai Gunung Penanjakan wisatawan harus menggunakan kendaraan jeep dengan menyewa jeep di bromo. Berangkat ke Puncak Pananjakan Gunung Bromo harus lah di dini hari pagi sekitar jam tiga perjalanan dari penginapan di gunung bromo, supaya tidak ketinggalan munculnya matahari terbit di kawasan wisata Bromo.



  • Wisata Kebun Strawbery di Bromo

struberyDataran tinggi tengger, tidak hanya menawarkan keelokan kebudayaan dan pemandangan alamnya, dibidang pertanian atau Agrowisata juga ditemui wisata yang mampunyai nuansa berbeda untuk liburan anda. anda, bisa langsung memilih dan memetik buah strawberry langsung dari tangkainya. bahkan anda langsung bisa mencicipi manisnya strawbery khas Bromo.
Buah Strawbery dari Bromo ini berbeda dengan daerah lain.yang membedakan strawberry di lereng Bromo dengan daerah lain, strawberry di lereng Bromo, memiliki rasa yang legit, berwarna merah merona. Selain itu aroma buah yang sangat menggoda selera. Jika anda berkunjung ke salah satu  gunung tercantik di dunia ini, tidak ada salahnya jika menikmati sensasi manis legitnya buah strawberry lereng Bromo.
Itu merupakan review dari wisata Gunung Bromo, bagaimana anda tertarik mengunjungi kawasan wisata ini, segera agendakan liburan anda bersama keluarga, sahabat atau teman anda.

Wisata Pulau Karimun Jawa

  Tempat-tempat tujuan wisata di karimun jawa memang sangat banyak, tetapi dengan keadaan ataupun kebiasaan wisatawan yang hari liburnya singkat, membuat tempat yang dikunjungi jadi terbatas. Tempat-tempat yang biasanya dikunjungi para wisatawan diantaranya adalah:



1) Spot MAER (Tempat snorkeling)
Terletak di sebelah barat pulau menjangan cilik (kecil). Di spot ini terdapat banyak sekali ikan-ikan hias aneka warna, terumbu karang yang sangat indah, dan juga tidak terlalu dalam. Tetapi karena tidak terlalu dalam membuat terumbu karang banyak yang mati, hal ini dikarenakan karang-karangnya banyak yang tersentuh atau terganggu oleh kegiatan wisatawan. Banyaknya wisatawan yang berkunjung ke spot ini membuat kelanjutan hidup terumbu karang jadi terganggu, apalagi tidak sedikit dari wisatawan itu tidak bisa beranang, sehingga terumbu karangnya banyak yang patah. Tapi untuk yang kedalamannya ledih dari dua meter, spot ini terumbu karangnya masih cukup indah. Untuk para wisatawan yang ingin bersnorkeling disana, harap hati-hati jangan sampai terluka dan jangan sampai merusak karang, khususnya yang belum bisa berenang.

2) Spot Gosong Cemara
Berada di sebelah timur pulau cemara gede (besar). Di spot ini anda bisa melihat juga  ikan-ikan hias tetapi tidak sebanyak di spot MAER, Spot ini lumayan dalam, terumbu karangnya masi asri, jika anda beruntung anda bisa melihat penyu ataupun biota-biota laut lainnya.

3) Spot Nyamplungan
Letaknya di sebelah barat pulau karimunjawa, Sama seperti 2 spot di atas, spot nyamplungan juga menawarkan keindahan bawah laut karimun jawa.


4) Pantai Tanjung Gelam (pantai dan pulau)
Pantai ini terdapat di sebalah barat pulau karimunjawa, pantai ini mempunyai pesona wisata yang sangat bagus, di sini anda bisa bermain pasir ataupun berenang di laut dangkal. Selain itu disini banyak makanan dan minuman yang disediakan para penjual di sana, atau anda juga bisa berfoto-foto bersama. Spot foto yang paling disukai wisatawan adalah pohon kelapa miring, hampir sebagian besar wisatawan yang ke karimunjawa menyempatkan diri berfoto di pohon kelapa ini. Pantai tanjung gelam juga bisa ditempuh lewat jalur darat kira-kira satu jam dari alun-alun karimunjwa.

5) Pulau Tengah dan Pulau Cilik (Kecil)
Pulau ini berada di sebelah timur pulau karimunjawa, perjalanan dari pulau karimunjawa kira-kira membutuhkan waktu 2 jam memakai kapal motor. Di samping kanan ataupun kiri pulau terdapat pula tempat-tempat snorkeling, dengan terumbu karang dan biota laut yang tak kalah indahnya. Jika anda beruntung anda akan melihat ikan lumba-lumba dalam perjalanan menuju pulau tersebut.

Di tengah2 perjalanan, biasanya terlihat gundukan pasir yang terlihat jika air laut surut, tepatnya disebelah selatan pulau cilik. Untuk melihatnya dibutuhkan waktu kira-kira perjalanan 35 menit dari pulau karimunjawa, oleh masyarakat setempat gundukan pasir putih memanjang ini sering disebut dengan pulau gosong.

4) Pulau Geleang


Posisinya di sebelah barat pulau karimunjawa, di sini pantainya cukup luas, bersih dan indah. Anda bisa hanya berfoto ataupun bermain pasir di tempat ini. Selain itu pulau geleang juga sering dijadikan tempat untuk bakar ikan, karena pulaunya yang lumayan lebar.